Sunat, Siapa Berani?

Siapa adik - adik di sini yang belum sunat? Wah..pasti diantara kalian ada yang sudah dan tentu ada juga yang belum bersunat. Coba jawab dengan jujur.. Untuk yang belum sunat, kenapa hayo udah gede tapi belum berani sunat..hehe.

Iya deh, mungkin alasan adik - adik bisa beragam ya. Mungkin ada yang malas, berpikir "Ah ngapain, ga ada gunanya", ntar aja deh pas udah SMA, takut disuntik, takut dipotong, atau mungkin takut sama dokternya. Hehe tenang - tenang. Saya punya beberapa kabar baik....

1. Sunat itu perintah Allah
Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah saw bersada,

اَلْفِطْرَةُ خَمْسٌ: اَلْخِتَانُ  وَاْلاِسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيْمُ اْلاَظْفَارِ وَنَتْفُ اْلاِبْطِ

"Fithrah ada lima, yaitu khitan, mencukur bulu yang tumbuh di sekitar kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak"

2. Sunat itu dilakukan boleh usia berapapun, tapi tak ada salah nya toh disegerakan
Dari Harb bin Ismail  berkata, Rasulullah saw bersabda,

مَنْ اَسْلَمَ فَلْيَخْتَتِنْ وَاِنْ كَانَ كَبِيْرًا
“Barangsiapa yang masuk Islam hendaklah ia berkhitan walaupun sudah berusia tua"

Tapi ketika kita melakukan kebaikan dengan bersegera, bukankah itu jauh lebih baik? Semakin cepat kamu memulai maka kebaikan pun akan segera datang kepadamu. Ya, kebaikan akan berbalas kebaikan.

3. Sunat itu menjaga kebersihan dan kesucian
"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri " (QS al Baqarah : 222)

Anatomi alat kelamin laki- laki diibaratkan topi. Saat buang air kecil, ada sisa - sisa air urin yang tertampung di situ (smegma). Nah smegma inilah kemudian yang mengandung bakteri yang terkumpul dalam topi tersebut. Dengan khitan yang mengandung makna kesucian, maka kebersihan alat kelamin bisa terjaga. 

4. Sunat itu mencegah dari berbagai penyakit
Ngomong - ngomong soal penyakit, sepertinya saya mulai dengan penjelasan sederhana. Kulit kemaluan laki - laki atau dalam bahasa kedokteran disebut preputium merupakan kulit yang akan dibuang saat dikhitan. Metodenya bermacam - macam, salah satunya adalah sirkumsisi. Prosedur pembuangan sebagian kulit penis atau khitan inilah kemudian menarik perhatian para peneliti dunia. 

Ini referensi teranyar yang publish pada 5 Mei 2015 mengenai hubungan sirkumsisi dengan resiko HIV article research (meta analysis). Penelitian ini adalah meta analisis yaitu hasil dari pembandingan seluruh research (penelitian) dunia yang berkaitan, kemudian disusun menjadi sebuah jurnal penelitian. Kesimpulannya, dikatakan bahwa sirkumsisi atau khitan pada laki - laki secara signifikan dapat melindungi laki - laki dari penularan HIV pada level populasi. Ada ratusan atau bahkan lebih literatur lain yang menguatkan. So, masihkah ada keraguan di hati untuk melakukan sirkumsisi?

Nah, pada 9 Mei 2015 lalu, ada 204 orang adik - adik sudah berkhitan dalam rangka khitanan massal di Universitas Darmajaya, Bandar Lampung. Mereka datang dari berbagai daerah di Lampung. Acara ini diadakan dalam rangka Bakti Sosial Bank BJB bersama PKPU Lampung.


dok. pribadi. Khitanan Massal Bank BJB bersama PKPU

Aktivitas di ruangan ini cukup padat, dengan 10 kamar khitan dan 65 petugas medis terdiri dari perawat, dokter, dan mahasiswa Keperawatan Poltekkes. Mengenai kegaduhannya jangan ditanya, ruangannya ramai dengan suara jeritan adik - adik. Tapi jangan takut dulu ya adik - adik, mereka nangis bukan karena sakit lho, tapi karena minta dibelikan es krim pada orang tuanya (hehe: peace). 

Ini serius ! Hehe. Begini, adik -adik. Dikhitan itu dibius dulu sebelum pengerjaannya, jadi adik - adik ngga perlu takut. Rasa pembiusan seperti digigit semut. Setelah itu, adik - adik tinggal baca surat - surat pendek yang adik hapal. Al Fatihah misalnya, boleh dibaca kuat - kuat boleh juga berbisik, asal tenang. Nah, rata-rata pengerjaannya 15 - 30 menit biasanya adik - adik sudah bisa tersenyum bahagia karena khitannya sudah selesai. :)


dok. pribadi. Adik ini hebat, tenang sekali waktu dikhitan ^^ Good Job!
Bersama Budi, Keperawatan Poltekkes

Semoga saat ini adik - adik jadi mantap untuk segera berkhitan ya.. Ingat selain alasan kesehatan ada alasan utama kalian untuk berkhitan, yaitu mengikuti anjuran Allah dan Rasullullah. Semangat ya Dik! :)

0 comments:

Post a Comment